Rabu, 25 April 2012

Mengintip Pesawat Kepresidenan Indonesia


Presiden Indonesia kini resmi memiliki pesawat kepresidenan.Pesawat seri 737- 800 Boing Busness Jet 2 (BBJ 2) yang dibeli langsung dari pabrik Boeing telah diserahterimakan pada tanggal 21 Januari 2012 di Amerika Serikat.

Jika tidak aral melintang, pesawat tersebut akan mulai melayani tugas kenegaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada Agustus 2013 nanti. Sekretaris Kementerian Sekretaris Negara (Kemensesneg) Lambock V Nahattands mengungkapkan, pemerintah telah melunasi pembayaran senilai USD58,6 juta atau Rp525,91 miliar kepada Boeing Company yang seluruhnya diambilkan dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Namun dana sebesar itu baru untuk pembelian “green aircraft” atau pesawat kosong yang belum dilengkapi dengan interior dan sistem keamanan. Untuk pengerjaan interior kabin pemerintah menganggarkan dana sebesar USD27 juta sedangkan sistem keamanan sebesar USD4,5 juta. Dengan demikian, total biaya yang dikeluarkan untuk membeli pesawat kepresidenan sebesar USD91 juta.

Namun, biaya interior kabin dan sistem keamanan itu masih bisa berubah tergantung pada pemenang lelang. “Saat ini dalam proses pelelangan yang pemenangnya diperkirakan akan ditentukan pada akhir Februari 2012. Pekerjaan interior cabin dan security system akan dimulai Mei 2012 dan diperkirakan selesai Agustus 2013,” jelas Lambock, dalam keterangan persnya di gedung Sekretariat Negara,Jakarta.

Saat ini pesawat kepresidenan masih berada di AS untuk proses pemasangan enam tangki bahan bakar. Proses selanjutnya adalah penyelesaian interior kabin dan pemasangan sistem keamanan. “Semua itu dilakukan oleh completion center yang berpengalaman mengerjakan cabin interior dan security system pesawat VVIP. Saat ini sedang dalam proses pelelangan yang dilakukan secara internasional dan pemenangnya diperkirakan akan ditentukan pada akhir Februari 2012,” ujarnya.

Wakil Ketua Komisi I DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP) TB Hasanuddin mendukung keputusan pemerintah membeli pesawat kepresidenan. Menurut dia, untuk keperluan Presiden memang sangat dibutuhkan pesawat yang bukan sewaan. “ Dari sisi anggaran, beli jauh lebih effisien dari menyewa terus menerus. Saya pernah alami saat di Sekmil.Kalau sewa dan terus menerus setidaknya sebulan empat kali,maka sewa jauh lebih mahal, ”katanya.

Biaya itu, lanjut dia, belum termasuk untuk modifikasi yang harus disiapkan sebelum hari H pemakaian. Sebab, untuk kepergian Presiden juga harus disiapkan untuk seting tempat duduk serta keperluan lain termasuk tempat istirahat. Dari sisi keamanan,memiliki pesawat kepresidenan jauh lebih aman dibandingkan sewa. Selain perawatannya bisa dilakukan setiap saat,dengan status pesawat kepresidenan maka pesawat tersebut akan dilengkapi dengan alat komunikasi khusus untuk standar presiden.

Lebih lanjut, politikus PDIP itu menyebut, sebagai bangsa besar Indonesia perlu menjaga dan menunjukkan marwahnya di hadapan bangsa lain. Ini terkait dengan harga diri yang semuanya harus bisa ditunjukkan oleh simbol negara. ”Masak kita kalah sama Papua Nugini sih,” ujarnya. Untuk diketahui, Presiden RI selama ini lebih banyak menggunakan pesawat sewaan dari Garuda Indonesia.

Selama menjabat presiden, SBY seringkali menggunakan jenis Airbus A330 milik Garuda Indonesia. Presiden sebelumnya pun melakukan hal yang sama. Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur sering memakai Boeing Bussiness Jet (BBJ) 737-800 atau Boeing 707, sedangkan Megawati Soekarno Putri sering memakai MD- 11 atau RJ-85 PAS.

Berdasar data yang ada, Indonesia sebenarnya pernah mempunyai pesawat kepresiden sendiri. Soekarno tercatat pernah memiliki tiga pesawat jetstar C-140. Presiden RI pertama itu sebelumnya juga pernah memiliki pesawat Ilyushin II-14 yang merupakan hadiah dari Rusia. Namun pada era Soeharto, presiden terlama Indonesia itu lebih banyak menggunakan pesawat Garuda atau TNI.

Tercatat Soeharto pernah memanfaatkan pesawat DC-8 Garuda Indonesia, DC-10 Garuda Indonesia, C-130 Hercules TNI Angkatan Udara, Helikopter SA- 330 Puma, atau SA 332 Super Puma TNI AU. Selain itu Soeharto pernah membeli Fokker 28 yang dioperasionalkan Pelita Air Service dan membeli Avro RJ-185 PAS.

Lebih Hemat dan Optimal

Keputusan membeli pesawat kepresidenan dilalui setelah melalui proses panjang sejak rapat kerja Sekretariat Negara dengan Komisi II DPR pada 31 Mei 2010. Walaupun sempat menimbulkan pro-kontra, DPR telah menyetujui pengadaan pesawat kepresidenan karena lebih efektif dan efisien dibanding menyewa dari PT Garuda Indonesia seperti yang dilakukan selama ini.

Lambock menyebutkan, biaya sewa pesawat untuk presiden pada periode 2005 hingga 2009 adalah Rp813,794 miliar atau USD81,379 juta dengan kenaikan biaya sewa setiap tahun sebesar 10% atau USD8,137 juta. Sedangkan jika membeli pesawat dengan harga USD91 juta, biaya perawatan dan operasional selama 5 tahun USD36,5juta.

Jika diperhitungkan depresiasi pesawat selama 5 tahun senilai USD10,423 juta dan nilai buku aset pesawat sebesar USD80,785 juta, maka penghematan yang dihasilkan senilai USD32,136 juta.









Hal Terunik dalam Bidang Penerbangan

1. Pesawat dengan bentuk seperti lumba-lumba

Pesawat unik ini biasa digunakan untuk mengangkut pesawat ataupun bagian pesawat lainnya yang belum dirakit. Beberapa namanya yang terkenal adalah Airbus Beluga dan Transporter.

2.Sonic Boom
Pesawat ini memiliki kecepatan secepat kecepatan suara dan dapat menempuh jarak 1 km hanya dalam 3 kali kedipan mata, sehingga dapat menimbulkan suara dentuman seperti suara petir.

3. Aerion Supersonic
Pesawat ini hanya diperuntukan untuk 12 penumpang. Kecepatannya melebihi pesawat penumpang bermesin jet lainnya. Pesawat ini dapat terbang dari Paris ke New York hanya dalam 4 jam 14 menit, yang artinya lebih cepat 3 jam dari pesawat penumpang bermesin jet lainnya.


4. Bandara Heathrow yang selalu diganggu oleh kawanan burung di landasan pacunya
Sudah berbagai cara dilakukan untuk mengusir kawanan burung-burung ini dari daerah sekitar bandara. Mulai dari memasang pita khusus untuk mempersulit kawanan burung ini terbang lalu lalang hingga alat khusus yang dapat mengirimkan gelombang suara yang dapat menakutinya, namun mereka tetap senang bermain di bandara ini.

5. Tabrakan fatal dengan seekor burung
Dalam kecepatan sangat tinggi, tabrakan pesawat dengan benda sekecil apapun di udara, pasti dapat membahayakan keselamatan pesawat dan penumpangnya. Contohnya seperti gambar diatas, yaitu bagaimana seekor burung yang tertabrak pesawat, dapat membuat sayap pesawat menjadi sobek, retak, bahkan bisa hancur.

6. Bandara dekat pantai

Mungkin pemandang pesawat terbang rendah, telah menjadi atraksi menarik bagi turisturis di sekitar bandara. Namun tanpa mereka sadari, sebenarnya hal itu dapat memahayakan diri mereka apabila terkena semburan panas jet dari pesawat. Bandara unik yang terletak di dekat pantai ini bernama 'Princess Juliana International Airport'. Pada akhirnya bandara ini resmi ditutup karena landasannya yang sangat pendek sehingga menyulitkan bagi pesawat besar untuk tinggal landas.

7. Bandara yang kebanjiran
Spoiler for :

Kejadian ini berlangsung di Chennai Airport. Saat itu sedang tejadi banjir besar disana, sehingga menjadi pemandang unik, seakan pesawat-pesawat disana bisa berjalan di atas air.

8. Bandara Gibraltar
Bandara ini sangat unik, karena landasannya memotong jalur kendaraan umum lainnya. Seperti yang dapat kita lihat pada gambar, kendaraan yang akan lewat harus berhenti dahulu apabila ada pesawat yang mau melintas di landasan tersebut. Seperti kita antri saat kereta api mau lewat, tetap juga ada kendaraan yang nekat menerobos palang pintu penjagaan.

9. Manuver helikopter yang luar biasa dari pilot yang handal
Terjadi di Afghanistan, disaat helikopter bantuan datang untuk menyelamatkan tentara yang terluka dari atap sebuah gubuk. Hanya pilot handal dan helikopter berteknologi tinggi yang dapat melakukan manuver ini.


10. Wingtip vortices
Gesekan antara udara dan sayap menimbulkan panas dan meng-kondensasikan udara yang hampir mencapai titik embun, lalu terbentuklah jejak-jejak uap air di ujung pesawat. Garis asap yang kita lihat setiap kali pesawat melintas itu trjadi karena proses kondensasi

11. Pesawat tanpa suara
Sebutannya adalah 'Silent Aircraft Initiative', pesawat ini tidak mengeluarkan suara bising dan juga hemat bahan bakar. Cocok digunakan sebagai pesawat mata-mata.

12. Pesawat pemadam kebakaran

Evergreen Supertanker, Pesawat Pemadam Kebakaran terbesar di dunia. Dibuat dari Boeing 747, memiliki ruang untuk tangki hingga 24.000 galon dan dapat memadamkan105.000 hektar lahan ataupun hutan yang terbakar. Pesawat Be-200 adalah amfibi baru, paling efisien dan canggih yang pernah diproduksi. Amfibi Be-200 dirancang sebagai pesawat pemadam kebakaran, tetapi bisa juga dugunakan untuk transportasi penumpang dan kargo, patroli pantai, pengendalian lingkungan, operasi penyelamatan di laut 


SUMBER : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=11982930

Selasa, 17 April 2012

PELATIHAN FLIGHT SIMULATOR & RUBBER POWER PLANE (F1D)

Kegiatan Himpunan Mahasiswa Teknik Penerbangan Yang dilaksanakan Pada tanggal 7-8 April 2012 Hari Sabtu – Minggu yaitu kegiatan Pelatihan Flight Simulator dan Rubber Power Plane (f1d).Di mulai pukul 09.00 WIB yang mana Terdiri Dari dua kegiatan yaitu: 1).Flight Simulator,yang merupakan simulasi penerbangan yang dioperasikan melalui Software yang diaplikasikan melalui komputer,yang mana kegiatan ini dilaksanakan di ruang Halim 2 atau sering disebut Lab.Perancangan.2).Rubber Power Plane (f1d)Merupakan pesawat model yang menggunakan tenaga karet sebagai tenaga penggeraknya dan di terbangkan di dalam ruangan (in door) dimana kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Abd 8 dan ruang Sekretariatan STTA.

Hari Pertama kegiatan dimulai serentak pada jam 09.00 WIB di masing –masing ruangan .Yang mana di mulai oleh perwakilan panitia yaitu HMJ Teknik Penerbangan yang menyampaikan sambutan kepada peserta ,lalu untuk berikutnya di serahkan sepenuhnya kepada Instruktur masing-masing kegiatan.Untuk Flight simulator di isi oleh Indoflayer,yang merupakan organisasi pencinta flight simulator yang terdiri dari berbagai kalangan,termasuk pilot pesawat terbang sendiri.Sedangkan Rubber Power di isi oleh HMJ Teknik Penerbangan, yaitu Arif Mulyadi (TP 10) dan Kenny Nanda Helin (Tp 10) yang mana mereka telah memiliki pengalaman di bidang Rubber Power Plane (f1d).Di teganh kegiatan Ketua Jurusan menyempatkan waktu untuk melihat keiatan ini.

Kegiatan Pelatihan ini berjalan dengan baik pada hari pertama,di mana terlihat antusias peserta yang mengikuti pelatihan ini dengan serius.Walau pun pelatihan ini berlangsung lama yaitu berakhir pada pukul 16.00 WIB pada hari pertama,tetapi tidak terlihat wajah lelah dari peserta baik flight simulator dan rubber power plane (f1d).

Hari kedua Kegiatan Pelatihan Flight Simulator dan Rubber Power Plane (f1d) di mulai jam 09.00 WIB,sama seperti hari pertama.Dan di hari kedua ini masih terlihat wajah semangat dari peserta yang menjalankan pelatihan ini.Dan seiring berjalannya waktu,akhirnya pelatihan pun sampai dipengujung kegiatan ,di mana pelatihan Flight Simulator lebih dahulu usai pada pukul 16.00 WIB di akhiri dengan penutupan dari Ketua HMJ Teknik Penerbangan dan Penyerahan Pelakat dari Panitia kepada Indoflayer.Sedangkan Pelatihan Rubber Power Plane (f1d) usai pada pukul 17.30 WIB yang mana peswat f1d yang dibuat berhasil selesai,walaupun tidak jadi test flight karena kekurangan waktu.

Dan akhirnya Kegiatan Pelatihan Flight Simulator dan Rubber Power Plane (f1d) usai dengan baik.Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu mensukseskan Kegiatan Pelatihan Flight Simulator dan Rubber Power Plane (f1d) ini.Semoga memberikan manfaat kepada peserta.

Sekian dari HMJ Teknik Penerbangan >> nantikan Kegiatan HMJ Teknik Penerbangan selanjutnya...........

DOKUMENTASI PELATIHAN FS & RP





Garuda Buka Rute Penerbangan Ke Selandia Baru

Penulis : Ayomi Amindoni
Garuda Buka Rute Penerbangan Ke Selandia Baru

JAKARTA--MICOM: Upaya peningkatan hubungan kenegaraan antara Indonesia dan Selandia Baru khususnya dalam bidang penerbangan, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dan Auckland Airport menandatangani kesepakatan kerja sama. Dengan ditandatanganinya kesepakatan tersebut, Garuda Indonesia resmi membuka rute penerbangan ke Selandia Baru.


Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar menuturkan selain membuka rute penerbangan baru, kesepakatan kerja sama tersebut juga meliputi komitmen pembukaan penerbangan antara kedua negara melalui Bandara Auckland, pelaksanaan promosi bersama dan pelaksanaan event untuk meningkatkan lalu lintas turis antara kedua negara.

"Jadi kita sudah lihat potensi traffic ini banyak. Mereka akan bantu kita dalam hal pemasaran, agar saat Garuda masuk ke sana itu bisa sukses. Jadi komitmen mereka sangat penuh," ujar Emir usai penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Hotel Mandarin Inn, Jakarta, Senin (16/4).

Emir menambahkan Selandia Baru dipilih lantaran negara tersebut memiliki pasar pariwisata yang sangat potensial, terutama turis menuju Jakarta dan Bali.

Sejalan dengan perkembangan pasar antara kedua negara, ia yakin kerja sama ini bisa menjadi kesempatan yang baik untuk meningkatkan jaringan ke Auckland sebagai salah satu langkah awal perluasan jaringan dari Selandia Baru ke kota-kota Asia dan Eropa melalui Jakarta dan Bali. (AI/OL-9)